Hipertensi sering disebut "silent killer" karena tanpa gejala jelas namun meningkatkan risiko jantung dan stroke. Salah satu faktor yang bisa kamu kendalikan adalah asupan garam.
Apa itu hipertensi?
Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi ketika tekanan darah menetap di atas batas normal. Karena sering tanpa gejala, banyak orang tidak menyadarinya.
Memeriksa tekanan darah secara berkala adalah cara mengenalinya.
Kaitan garam dan tekanan darah
Natrium dalam garam membuat tubuh menahan lebih banyak air, sehingga volume darah meningkat dan tekanan naik. Mengurangi garam dapat membantu menurunkan tekanan.
Efeknya bervariasi antarindividu, tapi manfaatnya nyata bagi banyak orang.
Garam tersembunyi
Sebagian besar garam yang kita konsumsi bukan dari garam meja, melainkan dari makanan olahan, camilan asin, mi instan, dan bumbu penyedap. Membaca label membantu mengontrolnya.
Rasa asin bisa "dilatih" — lidah beradaptasi bila garam dikurangi bertahap.
Cara mengurangi garam
Masak sendiri lebih sering, kurangi bumbu penyedap berlebih, perbanyak rempah alami untuk rasa, dan batasi makanan olahan. Batas umum yang dianjurkan sekitar satu sendok teh garam per hari.
Perbanyak buah dan sayur yang kaya kalium, yang membantu menyeimbangkan efek natrium.
Gaya hidup pendukung
Selain garam, menjaga berat badan, aktif bergerak, tidur cukup, dan mengelola stres semuanya membantu tekanan darah. Konsultasikan ke dokter bila tekanan darahmu tinggi.