Prinsip kami
Tiga hal yang kami pegang dalam menyusun setiap kalkulator: menggunakan rumus dan standar yang dipublikasikan lembaga resmi; menyajikannya seakurat mungkin sesuai sumber aslinya; dan menyatakan dengan jelas bahwa hasilnya adalah estimasi, bukan diagnosis. Kami tidak mengarang rumus sendiri dan tidak mengklaim keahlian medis yang tidak kami miliki.
Sumber yang kami rujuk
Kalkulator dan artikel HitungSehat mengacu pada, antara lain:
- Kementerian Kesehatan RI — Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, klasifikasi Indeks Massa Tubuh, pedoman Gula-Garam-Lemak (GGL), dan pedoman kesehatan lainnya.
- WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) — anjuran batas gula dan garam, serta standar kesehatan umum.
- IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) — acuan terkait imunisasi dan tumbuh kembang anak.
- POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) — acuan terkait kehamilan.
- Institute of Medicine (IOM) — rekomendasi kenaikan berat badan saat hamil.
- AHA / klasifikasi JNC — acuan kategori tekanan darah.
- Rumus ilmiah yang telah baku dan banyak dipakai secara luas, seperti Naegele, Mifflin-St Jeor, Broca, US Navy, Watson, Epley, dan Karvonen.
Rumus per kategori
Kehamilan & Bayi
Hari perkiraan lahir dihitung dengan rumus Naegele dari hari pertama haid terakhir. Usia kehamilan mengikuti konvensi perhitungan dari HPHT. Kenaikan berat badan ibu hamil mengacu rekomendasi IOM berdasarkan IMT sebelum hamil. Kebutuhan kalori ibu hamil dan menyusui mengikuti tambahan energi menurut AKG.
Berat & Diet
BMR dan kebutuhan kalori harian (TDEE) dihitung dengan rumus Mifflin-St Jeor dikalikan faktor aktivitas. Klasifikasi BMI mengikuti kategori Kemenkes untuk populasi Asia. Berat badan ideal memakai pendekatan Broca dan rentang BMI sehat. Persentase lemak tubuh menggunakan metode US Navy, dan lean body mass memakai rumus Boer. Target berat memakai konversi umum 7.700 kkal per kilogram.
Gizi & Kalori
Kebutuhan protein, kalsium, dan zat besi mengacu AKG 2019. Batas gula dan garam mengikuti anjuran WHO dan Kemenkes. Kebutuhan serat memakai acuan sekitar 14 gram per 1.000 kkal, dan kebutuhan lemak dihitung sebagai persentase dari kalori harian.
Kebugaran & Vital
Zona detak jantung memakai rumus 220 dikurangi usia dan metode Karvonen. Kategori tekanan darah mengikuti klasifikasi yang umum dipakai di Indonesia (hipertensi mulai 140/90). VO2 max diperkirakan dengan pendekatan berbasis denyut nadi (Uth et al.), one rep max dengan rumus Epley, dan total air tubuh dengan rumus Watson.
Keterbatasan
Semua rumus dibangun dari data populasi dan tidak dapat menangkap keunikan setiap individu. Faktor seperti kondisi medis, komposisi tubuh, etnis, dan gaya hidup dapat membuat hasil sebenarnya berbeda. Karena itu, kami selalu menampilkan hasil sebagai estimasi dan mendorong konsultasi dengan tenaga kesehatan untuk keputusan penting.
Peninjauan dan koreksi
Kami memperbarui konten ketika menemukan sumber yang lebih baik atau saat standar diperbarui. Bila kamu — termasuk tenaga kesehatan — menemukan hal yang perlu dikoreksi, atau punya pertanyaan menyangkut sumber dan pengelolaan data, kami sangat terbuka menerimanya.
Masukan untuk metodologi kami?
Kirimkan koreksi, referensi, atau pertanyaan ke dave.curse29@gmail.com. Setiap masukan kami tinjau dengan serius.