MPASI (Makanan Pendamping ASI) adalah tonggak penting tumbuh kembang bayi. Memulainya dengan tepat membantu mencegah masalah gizi termasuk stunting. Ini panduan awalnya.
Kapan mulai MPASI?
Anjuran umum memulai MPASI adalah saat bayi berusia sekitar 6 bulan, ketika ASI saja tidak lagi mencukupi kebutuhan energi dan zat gizi. Sebelum itu, ASI eksklusif dianjurkan.
Setiap bayi berbeda, jadi perhatikan juga tanda kesiapannya.
Tanda bayi siap MPASI
Bayi bisa duduk dengan kepala tegak, tertarik pada makanan, dan refleks menjulurkan lidah mulai berkurang. Tanda-tanda ini menunjukkan kesiapan menerima makanan padat.
Bila ragu, konsultasikan dengan dokter atau bidan.
Prinsip tekstur dan frekuensi
Mulai dari tekstur halus (puree), lalu naik bertahap ke lebih kasar seiring usia. Frekuensi dan porsi juga bertambah sejalan pertumbuhan.
Kenalkan satu bahan baru bertahap untuk memantau reaksi alergi.
Pentingnya protein hewani
MPASI kaya protein hewani seperti telur, ikan, ayam, dan hati sangat penting untuk pertumbuhan dan pencegahan stunting. Zat besi dari sumber hewani juga mudah diserap.
Lengkapi dengan sayur, buah, dan sumber lemak sehat untuk gizi seimbang.
Pantau tumbuh kembang
Timbang dan ukur bayi secara rutin di posyandu, lalu bandingkan dengan grafik di buku KIA. Yang dinilai adalah tren pertumbuhan, bukan satu pengukuran.
ASI tetap dilanjutkan bersama MPASI hingga usia 2 tahun atau lebih.