Kerja dari rumah punya kenyamanan, tapi juga tantangan: kulkas selalu dekat, gerak berkurang, dan batas jam kerja jadi kabur. Berikut cara menjaga pola makan tetap sehat saat WFH.
Jebakan ngemil tanpa sadar
Saat WFH, dapur hanya beberapa langkah dari meja kerja. Ngemil karena bosan atau stres, bukan lapar, jadi mudah terjadi dan menumpuk kalori tanpa disadari.
Trik sederhana: sediakan camilan sehat yang terlihat (buah, kacang) dan simpan camilan manis di tempat yang tidak mudah dijangkau.
Kebutuhan kalori bisa turun saat WFH
Tanpa perjalanan ke kantor dan gerak harian yang biasa, total kalori yang tubuh bakar bisa lebih rendah. Kalau porsi makan tetap sama seperti saat aktif, berat mudah naik perlahan.
Hitung ulang kebutuhan kalori harianmu (TDEE) dengan tingkat aktivitas yang jujur agar targetnya sesuai kondisi WFH.
Struktur makan yang menjaga fokus
Mulai hari dengan sarapan berprotein agar kenyang lebih lama dan mengurangi ngemil. Jaga jam makan tetap teratur, jangan makan sambil bekerja tanpa sadar porsi.
Sisipkan protein di setiap makan dan perbanyak sayur untuk energi yang stabil sepanjang hari.
Camilan sehat pengganti gorengan
Ganti keripik dan gorengan dengan buah potong, yogurt, kacang panggang, atau telur rebus. Ini memberi rasa kenyang tanpa lonjakan gula dan kalori berlebih.
Siapkan air minum di meja agar tidak salah mengira haus sebagai lapar.
Tetap bergerak meski di rumah
Selipkan jeda gerak setiap satu-dua jam: berdiri, peregangan, atau jalan kaki singkat. Aktivitas kecil ini menambah pengeluaran kalori dan menyegarkan pikiran.
Progress kecil tetap progress — konsistensi lebih penting daripada olahraga berat sesekali.