Puasa Sehat: Panduan Praktis

Dipublikasikan 3 Juli 2026 · HitungSehat

👉 Langsung ke Kebutuhan Air ↗

Berpuasa — baik Ramadan maupun puasa sunnah — bisa menyehatkan bila dijalani dengan tepat. Kuncinya ada pada pilihan makanan dan pengaturan cairan. Ini panduannya.

Menjaga energi lewat sahur

Sahur yang baik mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat agar energi bertahan lebih lama. Hindari sahur yang hanya tinggi gula karena membuat cepat lapar.

Contoh: nasi merah/oat, telur atau ikan, sayur, dan buah.

Berbuka tanpa berlebihan

Awali berbuka dengan yang manis alami secukupnya (seperti kurma) dan air, lalu jeda sebelum makan besar. Ini mencegah lonjakan gula dan makan berlebihan.

Makan perlahan membantu tubuh mengenali rasa kenyang.

Mengatur hidrasi

Bagi kebutuhan cairan antara berbuka, malam, dan sahur. Pola umum yang mudah diingat: beberapa gelas saat berbuka, malam hari, dan sahur.

Batasi minuman berkafein tinggi yang bisa menambah kehilangan cairan.

Menghindari lonjakan gula

Takjil dan minuman manis mudah membuat gula darah melonjak lalu anjlok, memicu lemas. Pilih porsi wajar dan imbangi dengan serat.

Kurma, buah, dan camilan berserat lebih ramah dibanding sirup dan gorengan berlebihan.

Puasa dan berat badan

Puasa bisa membantu mengatur asupan bila tidak "balas dendam" saat berbuka. Perhatikan total kalori sepanjang hari, bukan hanya jam makannya.

Bagi yang punya kondisi medis tertentu, konsultasikan pola puasa dengan dokter.

Pastikan cairan harianmu tetap tercukupi saat puasa

Hitung Kebutuhan Air →

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana agar tidak lemas saat puasa?

Sahur dengan karbohidrat kompleks, protein, dan serat; cukupi cairan; dan hindari sahur yang hanya tinggi gula.

Berapa banyak minum saat puasa?

Bagi kebutuhan cairan harianmu antara berbuka, malam, dan sahur agar tetap terhidrasi.

Apakah puasa membantu menurunkan berat?

Bisa membantu bila total kalori terjaga dan tidak berlebihan saat berbuka.