Kebutuhan energi meningkat selama hamil dan menyusui. Tapi berapa banyak tambahannya, dan bagaimana memenuhinya dengan sehat? Artikel ini menjelaskannya berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Kenapa kebutuhan kalori bertambah
Saat hamil, tubuh bekerja ekstra untuk membentuk janin, plasenta, dan jaringan pendukung. Saat menyusui, energi diperlukan untuk memproduksi ASI. Karena itu, kebutuhan kalori harian ibu meningkat dibanding sebelum hamil.
Tambahan kalori per fase
Mengacu AKG Kemenkes, tambahan energinya kira-kira: trimester pertama +180 kkal, trimester kedua dan ketiga sekitar +300 kkal, ibu menyusui 6 bulan pertama +330 kkal, dan 6 bulan berikutnya +400 kkal. Angka ini ditambahkan ke kebutuhan harian normal ibu.
Bukan sekadar makan lebih banyak
Tambahan kalori sebaiknya berasal dari makanan bergizi, bukan camilan tinggi gula. Prioritaskan protein (telur, ikan, ayam, tahu, tempe), sayur dan buah, serta karbohidrat kompleks. Cukupi juga zat besi untuk mencegah anemia, kalsium untuk tulang, dan asam folat untuk perkembangan janin.
Dengarkan tubuhmu
Rasa lapar dan kenyang adalah panduan alami. Makan dalam porsi lebih kecil tapi sering bisa membantu mengatasi mual di awal kehamilan. Jika mengalami kondisi seperti diabetes gestasional, ikuti anjuran gizi dari dokter atau ahli gizi.