Kalsium identik dengan tulang kuat, tapi kebutuhannya berbeda di setiap tahap kehidupan. Memenuhinya sejak dini penting untuk mencegah masalah tulang di kemudian hari.
Berapa kalsium yang dibutuhkan?
Kebutuhan kalsium berubah sesuai usia. Anak dalam masa pertumbuhan dan remaja membutuhkan lebih banyak (hingga 1.200 mg), dewasa sekitar 1.000 mg, sementara lansia serta ibu hamil dan menyusui membutuhkan lebih tinggi untuk menjaga kepadatan tulang.
Kenapa kalsium penting
Selain membentuk tulang dan gigi, kalsium berperan dalam fungsi otot, saraf, dan pembekuan darah. Masa remaja adalah puncak pembentukan massa tulang — kalsium cukup di masa ini menjadi tabungan untuk mencegah osteoporosis di usia tua.
Sumber kalsium terjangkau
Tidak harus dari susu mahal. Ikan teri yang dimakan dengan tulangnya, tahu, tempe, dan sayuran hijau seperti bayam adalah sumber kalsium yang baik dan ramah kantong. Susu dan produk olahannya tetap sumber yang praktis.
Peran vitamin D
Kalsium membutuhkan vitamin D untuk diserap tubuh. Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama beberapa menit membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami. Tanpa vitamin D cukup, kalsium yang dikonsumsi tidak terserap optimal.
Menjaga tulang seumur hidup
Selain kalsium, aktivitas fisik menahan beban seperti berjalan dan latihan kekuatan merangsang tulang menjadi lebih padat. Kombinasi gizi dan gerak menjaga tulang tetap kuat di setiap usia.