Kebutuhan Zat Besi Harian untuk Cegah Anemia

Dipublikasikan 3 Juli 2026 · HitungSehat

👉 Langsung ke Kebutuhan Zat Besi ↗

Zat besi adalah mineral yang sering kurang dipenuhi, terutama oleh wanita. Kekurangannya menyebabkan anemia yang membuat tubuh lemas dan mudah lelah. Artikel ini menjelaskan kebutuhan dan cara memenuhinya.

Berapa zat besi yang dibutuhkan?

Kebutuhan berbeda antar kelompok. Wanita usia subur membutuhkan paling banyak (sekitar 18 mg) karena kehilangan darah saat menstruasi, sementara pria dewasa sekitar 11 mg. Ibu hamil membutuhkan jauh lebih tinggi, dan kebutuhan wanita menurun setelah menopause.

Kenapa zat besi penting

Zat besi diperlukan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia dengan gejala lemas, pucat, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi.

Siapa yang paling berisiko?

Wanita usia subur, ibu hamil, remaja perempuan, dan orang dengan pola makan rendah zat besi paling berisiko. Di Indonesia, anemia pada remaja putri dan ibu hamil masih menjadi perhatian kesehatan.

Sumber zat besi terbaik

Zat besi dari sumber hewani (daging merah, hati, ikan, telur) lebih mudah diserap tubuh. Sumber nabati seperti bayam dan kacang-kacangan juga baik, dan penyerapannya meningkat bila dipadukan dengan makanan kaya vitamin C seperti jeruk atau tomat.

Kapan perlu suplemen

Ibu hamil sering memerlukan tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jika kamu sering lemas dan pucat, konsultasikan ke dokter untuk memeriksa kemungkinan anemia.

Hitung langsung dengan kalkulatornya

🩸 Buka Kebutuhan Zat Besi →

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa wanita butuh lebih banyak zat besi?

Karena kehilangan darah saat menstruasi meningkatkan kebutuhan zat besi.

Apa gejala kekurangan zat besi?

Lemas, mudah lelah, pucat, dan sulit berkonsentrasi bisa menjadi tanda anemia.

Bagaimana meningkatkan penyerapan zat besi nabati?

Padukan dengan makanan kaya vitamin C seperti jeruk, tomat, atau cabai.