Tekanan darah adalah salah satu tanda vital yang paling sering diukur, tapi angkanya sering membingungkan. Artikel ini membantumu memahami arti angka tersebut dan kapan perlu waspada.
Membaca dua angka tekanan darah
Tekanan darah ditulis dua angka, misalnya 120/80 mmHg. Angka atas (sistol) adalah tekanan saat jantung memompa darah, sedangkan angka bawah (diastol) adalah tekanan saat jantung beristirahat di antara denyut. Keduanya penting untuk menilai kesehatan.
Kategori tekanan darah
Mengacu klasifikasi yang umum dipakai di Indonesia: normal di bawah 120/80; prahipertensi 120–139 atau 80–89; hipertensi tingkat 1 mulai 140/90; dan hipertensi tingkat 2 mulai 160/100. Angka 180/120 ke atas adalah kondisi darurat yang butuh penanganan segera.
Kenapa hipertensi berbahaya
Tekanan darah tinggi sering disebut "silent killer" karena umumnya tanpa gejala, namun diam-diam meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Karena itu pemeriksaan rutin penting, terutama bagi yang berisiko.
Cara mengukur dengan benar
Ukur dalam keadaan tenang, duduk dengan punggung bersandar dan kaki menapak lantai, setelah istirahat beberapa menit. Hindari kafein atau olahraga tepat sebelum mengukur. Satu kali pengukuran belum tentu mewakili — ukur beberapa kali di waktu berbeda.
Menjaga tekanan darah sehat
Kurangi garam, perbanyak sayur dan buah, aktif bergerak, jaga berat badan ideal, kelola stres, batasi alkohol, dan berhenti merokok. Bila tekanan darah tinggi, ikuti anjuran dan pengobatan dari dokter.